Posted on: July 5, 2022 Posted by: dupostc Comments: 0
Jenis – Jenis Pendidikan di Indonesia

Jenis – Jenis Pendidikan di Indonesia – Bicara tentang pendidikan di Indonesia tentu tak kan pernah ada habisnya. Sebab tahun demi tahun setiap program dan sistem pembelajaran mengalami perubahan yang terbilang sangat luar biasa. Secara teori, pendidikan dapat diartikan sebagai kajian ilmu pengetahuan yang dapat dipelajari secara otodidak bahkan mungkin melibatkan orang lain yang berpengalaman di bidangnya.

Pada umumnya ada banyak sekali jalur dan jenis pendidikan yang beredar di Indonesia. Dan untuk itu telah kami susun secara ringkas tentang pembahasan tersebut berdasarkan sejumlah informasi terpadu dan terpercaya, antara lain;

Jalur Pendidikan

• Pendidikan Formal
Jalur pendidikan formal yaitu proses pembelajaran yang berada di bawah naungan negara seperti jalur negeri dan swasta. Dimana jalur pendidikan ini memiliki jenjang yang sangat jelas mulai dari Taman Bermain, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah hingga Sekolah Tinggi.

• Pendidikan Nonformal
Sementara pendidikan nonformal yaitu pembelajaran yang dilakukan di luar sekolah resmi pada umumnya. Proses KBM yang berjalan dilakukan dalam sekali tatap muka dengan durasi waktu kurang dari 2 jam. Penilaian dilakukan berdasarkan keahlian para siswa dengan persetujuan dari pemerintah daerah.

• Pendidikan Informal
Untuk pendidikan informal hanya bisa dilakukan oleh kalangan tertentu dan secara mandiri. Biasanya yang menjadi sasaran utamanya adalah peserta didik kalangan artis atau Public Figure. Namun mereka berhak untuk mendapatkan pengakuan atau Ijazah sebagai bekal melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.

7 Jenis Pendidikan

Di balik semua itu, jenis – jenis pendidikan di Indonesia terbagi menjadi 7, di antaranya;

Pendidikan Umum

1. Pendidikan Umum
Ini merupakan jenis pendidikan yang menjuru para perluasan ilmu pengetahuan secara umum sebagai bekal penting untuk menginjak ke jenjang berikutnya. Status pendidikan tersebut berawal dari Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA).

2. Pendidikan Kejuruan
Sementara itu, pendidikan kejuruan nyaris sama dengan pendidikan umum. Akan tetapi fokus utama pembelajaran tersebut mengarah pada keahlian masing – masing siswa. Status pendidikan tersebut adalah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) atau Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK).

3. Pendidikan Akademik
Yang berikutnya yaitu sistem pendidikan tinggi yang mengarah pada ilmu dan pengetahuan tertentu. Dimana para lulusan akan mendapatkan gelar Sarjana (S1) hingga Pascasarjana (S2) dan (S3).

4. Pendidikan Profesi
Serupa dengan pendidikan profesi, ini merupakan pembelajaran yang berfokus pada gelar tertentu yang dapat digunakan untuk kebutuhan kerja. Yang mana mereka akan menjadi para profesional dalam menguasai satu mata pelajaran khusus. Contohnya Sarjana Pendidikan (S.pd), Master of Arts (MA) dan lain sebagainya.

5. Pendidikan Vokasi
Sedangkan pendidikan vokasi merupakan pembelajaran yang mematangkan para siswa untuk menghadapi dunia pekerjaan dalam bidang apapun dengan status Strata 1 atau Diploma IV.

6. Pendidikan Keagamaan
Di sisi lain, pendidikan keagamaan sangat terbuka untuk umum. Yang menjadi target utamanya dapat dimulai dari Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi. Tujuan sekolah tersebut adalah meningkatkan masing – masing siswa untuk mendalami ilmu agama. Menariknya, mereka juga bisa bersekolah di berbagai Pesantren untuk mendapatkan kajian ilmu secara langsung dari pihak pengasuh.

7. Pendidikan Khusus
Dan pendidikan yang terakhir ini merupakan program pembelajaran yang mendapatkan sorotan langsung dari pemerintah. Umumnya ditujukan kepada siswa berkebutuhan khusus untuk menimba ilmu di sekolah biasa atau tergabung dengan Sekolah Luar Biasa (SLB).